Selamat Datang Domain Kebanggaan Anak Negeri, “My.ID”

Kalau tidak Mas Sigit Widodo dan Mbak Diva dari PANDI tidak bersilaturahmi ke Kantor Selasar, tempat saya mengembangkan platform digital berbagi pengetahuan, pengalaman, dan wawasan, saya tidak akan pernah tahu adanya domain baru kebanggaan anak negeri bernama “my.id”.

Selama ini saya hanya¬†mengenal domain “id” itu sendiri seperti PepNews.id¬†dan juga kawanan “go.id”, “ac.id”, “or.id”, “co.id”, dan lain-lainnya. Nah, yang ini berdomain “my.id”. Saya buru-buru memesan domain gratisan ini dengan nama saya, yaitu pepih.my.id yang kalau dibaca “Pepih My Identity”. Keren kan!?

Mengapa saya buru-buru menggunakan nama saya (Pepih) untuk domain “my.id” ini? Lebih karena kekhawatiran saja nama itu diambil orang lain berdasarkan pengalaman masa lalu, yaitu pernah memiliki domain pepih.com, tetapi karena saya lalai tidak memperpanjang sewa domain, maka domain pepih.com diambil orang lain.

Tegas saya katakan di sini, domain pepih.com yang saat ini online, itu bukan punya saya. Punya saya selain PepNews.id yang saya sebut tadi, antara lain Selasar.com (join bersama teman-teman), Nyunda.id (sebagai kebanggaan orang Sunda, dan Pressisi.com yang masih “under construction” jauh sebelum saya bergabung dan mendirikan Selasar sebagai platform kebanggaan.

Nah, dengan adanya Pepih.My.ID sebagai “identitas”, saya akan menulis hal apapun yang menjadi identitas saya. Pokoknya “gue banget” deh, dalam berbagai hal, tidak terbatas pada apa yang saya kuasai dan saya sukai.

Dengan adanya domain baru “my.id” ini membuktikan, blog belumlah memasuki masa senja kalanya. Ia masih eksis.

Saya pernah mengatakan, blog itu cuma media saja, sedangkan kata dan kegiatan “blogging” itu sendiri tidak akan pernah mati selagi orang-orang memproduksi konten berupa tulisan (teks), gambar dan membuat video. Dan you know-lah, the content is still the king, bukan?

Tentu saja saya mengajak teman-teman semua, para jamaah blogger yang beriman dan saya cintai, pergunakanlah domain kebanggaan anak negeri “my.id” ini, munpung masih gratisan (dan akan terus digratiskan). Blog ini menggunakan mesin dan cangkangWordpress ini. Memang terbatas dalam hal kapasitas. Tetapi bisa saja ditingkatkan kalau berniat mengelola blog lebih profesional lagi.

Tunggu apa lagi? Yuk, mareeee…..

***

Pepih Nugraha,
Cofounder dan COO Selasar.